Bisakah Kau..???
Hari-hari ku lalui, masih sama
Mentari bersinar di langit biru
Bintang kecil menghiasi sang malam
Hari-hari ku lalui, masih sama
Engkau masih di sampingku
Datang menyapa dengan wajah bahagia dan sedihmu
Hari masih sama, tak ada yang berbeda
Tanganmu masih tergenggam erat olehku
Alunan suaramu masih terdengar di telingaku
Sobat …
Bisakah kau tetap di sampingku?
Bisakah kau selalu datang dengan tawa dan air matamu?
Bisakah kau terus melihat dan menggenggamku?
Tidak… sepertinya tidak..
Tampak jelas egoku begitu besar terhadapmu
Aku harus belajar..
Belajar menerima kenyataan
Takdir yang telah tertulis dalam catatannya
Sobat …
Saat ini kita masih saling memandang
Namun suatu hari nanti,,
Takdir akan membawa kau pergi jauh dari hidupku
Saat ini kita masih saling mendengar
Namun suatu saat,,
Takdir akan merebut dirimu dari sisiku, Membawamu pergi…
Hingga ku tak mendengar suaramu lagi
Sobat…
Hari ini aku masih bahagia
Karena kau masih melukis warna-warna indah dalam hidupku
Hari ini aku masih tersenyum
Sekalipun terkadang kau memberiku luka
Itu terasa indah,, hingga ku mampu menghirup udara ketulusanmu
Tapi suatu hari nanti..
Ketika sang takdir benar-benar datang menjemputmu,,
Membawamu pergi dariku...
Sobat …
Bisakah kau menyempatkan diri menghapus air mataku?
Bisakah kau menyanyikan sebait lagu perpisahan yang indah untukku?
Bisakah kau meletakkan diriku dalam hati kecilmu?
Agar aku benar-benar bahagia saat kau pergi
Agar aku benar-benar tulus melepaskan tanganmu
Sobat …
Kau telah menjadi mata dalam jiwaku
Yang membuatku mampu melihat dunia yang indah
Terimakasih atas ketulusanmu
Mentari bersinar di langit biru
Bintang kecil menghiasi sang malam
Hari-hari ku lalui, masih sama
Engkau masih di sampingku
Datang menyapa dengan wajah bahagia dan sedihmu
Hari masih sama, tak ada yang berbeda
Tanganmu masih tergenggam erat olehku
Alunan suaramu masih terdengar di telingaku
Sobat …
Bisakah kau tetap di sampingku?
Bisakah kau selalu datang dengan tawa dan air matamu?
Bisakah kau terus melihat dan menggenggamku?
Tidak… sepertinya tidak..
Tampak jelas egoku begitu besar terhadapmu
Aku harus belajar..
Belajar menerima kenyataan
Takdir yang telah tertulis dalam catatannya
Sobat …
Saat ini kita masih saling memandang
Namun suatu hari nanti,,
Takdir akan membawa kau pergi jauh dari hidupku
Saat ini kita masih saling mendengar
Namun suatu saat,,
Takdir akan merebut dirimu dari sisiku, Membawamu pergi…
Hingga ku tak mendengar suaramu lagi
Sobat…
Hari ini aku masih bahagia
Karena kau masih melukis warna-warna indah dalam hidupku
Hari ini aku masih tersenyum
Sekalipun terkadang kau memberiku luka
Itu terasa indah,, hingga ku mampu menghirup udara ketulusanmu
Tapi suatu hari nanti..
Ketika sang takdir benar-benar datang menjemputmu,,
Membawamu pergi dariku...
Sobat …
Bisakah kau menyempatkan diri menghapus air mataku?
Bisakah kau menyanyikan sebait lagu perpisahan yang indah untukku?
Bisakah kau meletakkan diriku dalam hati kecilmu?
Agar aku benar-benar bahagia saat kau pergi
Agar aku benar-benar tulus melepaskan tanganmu
Sobat …
Kau telah menjadi mata dalam jiwaku
Yang membuatku mampu melihat dunia yang indah
Terimakasih atas ketulusanmu





Tidak ada komentar:
Posting Komentar